Dugaan Judi Sabung Ayam di Popayato Jadi Sorotan, Mahasiswa Ancam Aksi di Polda Gorontalo Desak Pengusutan Tuntas

Friday, 3 July 2026 - 08:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis mahasiswa Moh Rivaldi S. Daud mendesak pimpinan Kepolisian Daerah Gorontalo agar membentuk tim khusus guna menyelidiki dugaan praktik perjudian sabung ayam di wilayah Popayato. Dok istimewa

Aktivis mahasiswa Moh Rivaldi S. Daud mendesak pimpinan Kepolisian Daerah Gorontalo agar membentuk tim khusus guna menyelidiki dugaan praktik perjudian sabung ayam di wilayah Popayato. Dok istimewa

Akulturasipost,POHUWATO – Dugaan praktik perjudian sabung ayam di wilayah Popayato, Kabupaten Pohuwato, kembali menjadi sorotan publik. Aktivitas yang disebut-sebut berlangsung secara rutin di sejumlah desa itu memicu pertanyaan masyarakat mengenai efektivitas penegakan hukum terhadap praktik perjudian yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan.

Sejumlah elemen masyarakat menilai, apabila dugaan tersebut benar terjadi dan berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama, maka kondisi tersebut patut menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Mereka meminta adanya langkah konkret untuk memastikan seluruh laporan maupun informasi yang berkembang di tengah masyarakat ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Aktivis mahasiswa Moh Rivaldi S. Daud mendesak pimpinan Kepolisian Daerah Gorontalo agar membentuk tim khusus guna menyelidiki dugaan praktik perjudian sabung ayam di wilayah Popayato. Menurutnya, penyelidikan juga perlu mencakup dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu, termasuk apabila ditemukan oknum aparat yang menyalahgunakan kewenangan.

“Kami meminta Kapolda Gorontalo membentuk tim independen untuk mengusut tuntas dugaan praktik perjudian sabung ayam ini. Apabila nantinya ditemukan adanya keterlibatan siapa pun, termasuk oknum aparat, maka proses hukum harus ditegakkan secara objektif tanpa pandang bulu,” tegas Rivaldi.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, aktivitas sabung ayam tersebut diduga berpindah-pindah lokasi setiap hari, yakni Senin dan Rabu di Desa Telaga, Selasa dan Sabtu di Desa Tahele, Kamis dan Jumat di Desa Marisa, serta Minggu di Desa Milangodaa.

Meski demikian, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, masyarakat berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya aktivitas perjudian sebagaimana yang dikeluhkan warga.

Selain meminta pengusutan menyeluruh, Rivaldi juga mendesak dilakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Pohuwato, termasuk Polsek Popayato. Menurutnya, evaluasi jabatan merupakan kewenangan pimpinan institusi yang harus didasarkan pada hasil pemeriksaan, fakta, dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan apabila ditemukan adanya kelalaian dalam menjalankan tugas.

Ia menegaskan, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan terbangun melalui penegakan hukum yang konsisten, adil, dan bebas dari intervensi.

Sebagai bentuk keseriusan mengawal persoalan tersebut, kelompok mahasiswa menyatakan berencana menggelar aksi unjuk rasa di Markas Polda Gorontalo pada pekan depan. Aksi tersebut bertujuan mendesak kepolisian agar segera mengusut tuntas dugaan maraknya praktik perjudian sabung ayam di wilayah Popayato.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas perjudian tersebut maupun rencana aksi yang akan dilakukan mahasiswa. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan KEJ dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Tim redaksi) 

Berita Terkait

BUKTIKAN KONSISTENSI PERJUANGAN! LSM LABRAK GELAR GEBRAK KE-19, TEMPA KADER PEDULI, KRITIS DAN BERANI
Diduga Sebut Pelapor “Lonte” dan “Pelacur”, Oknum ASN Pohuwato Dilaporkan ke Polisi
Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?
Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda
Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan
HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo
HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?
Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 12:42

BUKTIKAN KONSISTENSI PERJUANGAN! LSM LABRAK GELAR GEBRAK KE-19, TEMPA KADER PEDULI, KRITIS DAN BERANI

Monday, 14 September 2026 - 07:47

Diduga Sebut Pelapor “Lonte” dan “Pelacur”, Oknum ASN Pohuwato Dilaporkan ke Polisi

Sunday, 13 September 2026 - 13:29

Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?

Friday, 11 September 2026 - 11:09

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda

Friday, 11 September 2026 - 10:18

Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan

Berita Terbaru