Jelang Pelantikan Pejabat Eselon II, Bupati Didesak Parkir Pejabat Tak Kompeten

Thursday, 16 October 2025 - 14:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohuwato — Menyusul sorotan tajam terhadap kinerja Kepala Dinas Kesehatan, desakan publik agar Pemerintah Kabupaten Pohuwato segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pejabat eselon II kini menguat.

Bupati Pohuwato dinilai perlu mengambil langkah tegas dengan menempatkan pejabat sesuai kemampuan, integritas, dan kapasitas manajerial, bukan sekadar berdasarkan kedekatan atau faktor nonprofesional lainnya.

Berbagai kalangan menilai, krisis kesehatan yang terjadi — mulai dari lonjakan kematian bayi hingga merebaknya kembali kasus malaria — hanyalah puncak gunung es dari persoalan manajerial di birokrasi daerah. Banyak jabatan strategis justru diisi oleh pejabat yang tak mampu menjalankan fungsi kepemimpinan teknis secara efektif.

> “Kita tidak bisa terus membiarkan jabatan penting diisi oleh orang-orang yang tidak kompeten. Pohuwato butuh pembenahan total di tingkat pimpinan OPD,” tegas salah satu tokoh masyarakat di Marisa, Kamis (16/10).

Desakan ini bukan semata bentuk kritik, tetapi panggilan untuk reformasi manajemen pemerintahan daerah, agar Bupati dapat menempatkan pejabat yang benar-benar memiliki visi, keahlian, dan tanggung jawab moral terhadap jabatan publik.

Sejumlah pengamat juga mengingatkan, jabatan eselon II memiliki peran vital dalam keberhasilan pembangunan daerah. Tanpa kemampuan manajerial yang kuat, kebijakan hanya akan berhenti di atas kertas, sementara masalah di lapangan semakin menumpuk.

“Langkah paling realistis adalah memarkir sementara pejabat yang terbukti gagal, dan memberi kesempatan bagi ASN yang lebih kompeten untuk memimpin,” ujar Andika Lamusu, seorang tokoh pemuda Pohuwato

Kini, bola panas berada di tangan Bupati Pohuwato. Publik menanti langkah berani untuk menata ulang struktur birokrasi daerah agar lebih responsif dan profesional. Sebab, keberhasilan pembangunan tidak akan lahir dari pejabat yang sekadar hadir di ruangan yang Asal Bapak Senang, tetapi dari pemimpin yang mampu mengeksekusi kebijakan secara nyata.

Berita Terkait

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda
Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan
HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo
HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?
Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah
HUT ke-8 Korem 133/Nani Wartabone: Menjaga Api Perjuangan Sang Pahlawan Gorontalo
“Masih Banyak Warga Pohuwato Belum Punya SIM, Polisi Buka Jalan: Bhabinkamtibmas Siap Bantu!”
Gugatan Pengurus KUD Idris kadji cs ditolak ! Kuasa hukum “Zuryati Dkk sudah bisa undang anggota buat RAK atau RALub”

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 11:09

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda

Friday, 11 September 2026 - 10:18

Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan

Friday, 11 September 2026 - 06:11

HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo

Friday, 11 September 2026 - 00:42

HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?

Thursday, 10 September 2026 - 23:10

Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah

Berita Terbaru