GASSPOLL Gedor Polres! Dua Nyawa Melayang di Bulangita, Publik Menanti Tersangka — Kapolres: “Kasus Tidak Dihentikan!”

Monday, 10 November 2025 - 09:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohuwato — Aroma ketidakberesan dalam penanganan kematian dua penambang di lokasi PETI Bulangita terus meledak ke permukaan. Senin (10/11/25), massa GASSPOLL (Gabungan Ormas Pohuwato Lipu Lami) kembali geruduk Mapolres Pohuwato, mengibarkan satu pesan keras: jangan tunggu korban berikutnya!

Di hadapan massa, Plh. Kapolres Pohuwato AKBP Juprisan akhirnya angkat suara menepis isu izin perkara.

> “Saya tegaskan, tidak ada pembelaan perkara Bulangita. Beri kami kesempatan untuk bekerja,” ucapnya tajam dalam audiensi di ruang SPKT.

Meski masa tinggalnya tinggal hitungan hari, Juprisan menjanjikan perkembangan kasus akan diteruskan ke Kapolres definitif. Namun janji itu belum cukup meredakan aura mengecewakan yang menumpuk berbulan-bulan.

Jenderal Lapangan: Jangan Biarkan Tambang Jadi Kuburan!

Sonni Samoe, Jenderal Lapangan aksi, menyodorkan tuntutan tanpa basa-basi.

> “Setidaknya harus sudah ada tersangka dan ada yang ditahan. Dua nyawa hilang bukan angka statistik!”

Sonni menegaskan, GASSPOLL tidak datang untuk memenuhi memori kamera wartawan, tetapi untuk memastikan tambang Pohuwato tidak berubah menjadi area pemakaman massal versi modern.

Sorotan Pedas: Dugaan Ruang ‘Atensi’ Aktivitas PETI

Sementara itu, tokoh masyarakat Hi. Ismail Hippy menuding bahwa masih adanya aktivitas PETI menandakan ada sesuatu yang “jalan di belakang meja.”

> “Hentikan atensi! Kalau ada PETI beroperasi, berarti atensi berjalan,” sentilnya tanpa tedeng aling-aling.

Pernyataan itu seketika menyayat atmosfer ruangan—menyuarakan keresahan publik selama ini: ada pembiaran yang tumbuh subur ketika mesin ekskavator mulai bergemuruh.

Dua Nyawa Tergeletak, Publik Bertanya : di Mana Tegakannya Hukum ditengah jargon transformasi reformasi kepolisian yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, publik menuntut bukti, bukan slogan.

Jika tragedi Bulangita diabaikan: Apakah kita menunggu korban ketiga? Atau menantikan headline “Tambang Pohuwato Makan Korban Lagi”?

Tujuan Aksi: Selamatkan Nyawa, Hentikan Tambang Ilegal!

Jendral Lapangan menegaskan, aksi ini bukan soal panggung, ini soal Kemanusiaan, Keselamatan dan Penegakan hukum yang beradab “Nyawa rakyat tak bisa diabaikan”

Pesan Publik:

✔ Tangkap pelakunya

✔ Jangan lindungi PETI

✔ Tutup pintu atensi

✔ Jangan jadikan Polres sebagai penonton ketika warga berguguran

GASSPOLL berjanji akan kembali jika Tidak ada kemajuan, Tidak ada tersangka dan Excafator milik FM masih memberontak.

Dan ketika itu terjadi, massa akan lebih besar, suara akan lebih keras.

 

 

Berita Terkait

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda
Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan
HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo
HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?
Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah
HUT ke-8 Korem 133/Nani Wartabone: Menjaga Api Perjuangan Sang Pahlawan Gorontalo
“Masih Banyak Warga Pohuwato Belum Punya SIM, Polisi Buka Jalan: Bhabinkamtibmas Siap Bantu!”
Gugatan Pengurus KUD Idris kadji cs ditolak ! Kuasa hukum “Zuryati Dkk sudah bisa undang anggota buat RAK atau RALub”

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 11:09

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda

Friday, 11 September 2026 - 10:18

Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan

Friday, 11 September 2026 - 06:11

HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo

Friday, 11 September 2026 - 00:42

HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?

Thursday, 10 September 2026 - 23:10

Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah

Berita Terbaru