Pohuwato kembali bergejolak, Unjuk Rasa OPM hanya di terima wakil Bupati,Jendlap Rusli Laki ; Perjuangan Rakyat Pohuwato Tak Akan Surut

Monday, 26 January 2026 - 10:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masa aksi Orang Pohuwato Merdeka (OPM) Pada unjuk rasa senin 26/06/2026

Masa aksi Orang Pohuwato Merdeka (OPM) Pada unjuk rasa senin 26/06/2026

Pohuwato – Aksi unjuk rasa kembali menggema di linkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato pada senin 20/01/3026 penyampaian aspirasi yang digelar sejumlah elemen masyarakat Pohuwato yang tergabung dalam Perkumpulan Orang Pohuwato Merdeka(OPM)diwarnai kekecewaan. Hal itu disampaikan langsung oleh Rusli Laki, Jendral lapangan sekaligus orator aksi, yang menilai ketidakhadiran Bupati Pohuwato sebagai bentuk kurangnya keberpihakan pemerintah terhadap suara rakyat.

Rusli menegaskan, meski aksi tersebut belum membuahkan hasil maksimal, pihaknya memastikan perjuangan tidak akan berhenti. “Aksi yang kami lakukan hari ini sungguh sangat mengecewakan karena Bupati Pohuwato tidak berada di tempat. Namun kami pastikan akan kembali, agar bagaimana kemudian Bapak Bupati benar-benar berpihak kepada rakyat Pohuwato,” tegasnya di hadapan massa.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah anggota DPRD yang hadir dan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama massa aksi. Meski demikian, Rusli menekankan bahwa komitmen tersebut akan terus dikawal. “Kami berterima kasih kepada anggota dewan yang hadir dan telah menandatangani MoU, tetapi kami akan tetap mengawal kesepakatan itu. Jangan biarkan rakyat berjuang sendiri,” ujarnya.

Dalam orasinya, Rusli mengingatkan bahwa pemerintah semestinya berdiri di atas kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau korporasi. Ia mengutip prinsip Salus populi suprema lex esto—keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi—sebagai pengingat moral bagi para pemangku kebijakan. “Pikirkan nasib rakyat, jangan sampai kita menjadi inlander di negeri sendiri,” katanya lantang.

Terkait penertiban aktivitas pertambangan, Rusli mengakui bahwa hal tersebut merupakan kewenangan dan kewajiban aparat penegak hukum (APH). Namun ia menilai penertiban tanpa solusi justru menambah beban rakyat kecil, khususnya penambang lokal dan para pedagang yang bergantung pada aktivitas tersebut. “Penertiban ini berdampak langsung pada menurunnya penghasilan masyarakat. APH harus hadir dengan solusi, bukan sekadar penindakan,” ucapnya.

Rusli juga mengkritisi pernyataan yang hanya menyoroti kerusakan lingkungan dengan menyalahkan penambang lokal. Menurutnya, persoalan lingkungan harus dilihat secara menyeluruh dan adil. “Tidak seharusnya hanya menyalahkan penambang lokal, sementara kita berdiri di atas hutan yang sudah gundul,” tambahnya.

Ia pun berharap pimpinan kepolisian daerah dalam hal ini Kapolres Pohuwato dan jajarannya dapat menjalankan perannya secara selaras dengan semangat 3M—melayani, melindungi, dan mengayomi—serta benar-benar mendengarkan suara rakyat. Mengakhiri pernyataannya, Rusli menegaskan bahwa aspirasi masyarakat adalah kekuatan utama dalam demokrasi. “Vox populi, vox dei—suara rakyat adalah suara Tuhan,” pungkasnya.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?
Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda
Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan
HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo
HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?
Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah
HUT ke-8 Korem 133/Nani Wartabone: Menjaga Api Perjuangan Sang Pahlawan Gorontalo
“Masih Banyak Warga Pohuwato Belum Punya SIM, Polisi Buka Jalan: Bhabinkamtibmas Siap Bantu!”

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 13:29

Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?

Friday, 11 September 2026 - 11:09

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda

Friday, 11 September 2026 - 10:18

Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan

Friday, 11 September 2026 - 06:11

HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo

Friday, 11 September 2026 - 00:42

HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?

Berita Terbaru