Akulturasipost, POHUWATO – Pemerintah Desa Teratai sukses memeriahkan perayaan Ketupat dengan menggelar berbagai lomba rakyat yang berlangsung meriah pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan yang dipusatkan di desa tersebut menjadi ajang hiburan sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Beragam lomba digelar dalam gebyar ketupat tahun ini, mulai dari panjat pinang, tarik tambang, hingga lomba makan kerupuk Bertempat di lapangan sepak Bola Desa Teratai. Uniknya, peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menciptakan suasana penuh keakraban dan keceriaan.
Pelaksanaan kegiatan sengaja dijadwalkan pada hari kedua perayaan Ketupat. Hal ini dilakukan oleh panitia agar pelaksanaan kegiatan bisa lebih maksimal, mengingat pada hari sebelumnya di wilayah Kecamatan Marisa telah dipenuhi dengan berbagai agenda lainnya.
Kepala Desa Teratai melalui Sekretaris Desa, Alwin Suleman yang juga bertindak sebagai ketua panitia, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari kepala desa yang belum sempat hadir bersama warga dalam kegiatan tersebut.
“Melalui kesempatan ini, saya mewakili Kepala Desa Teratai mengucapkan terima kasih atas antusias warga, khususnya masyarakat Desa Teratai. Kami juga menyampaikan permohonan maaf karena kepala desa belum dapat membersamai, mengingat sedang mendampingi sebagian warga dalam pelaksanaan haul di Sulawesi Tengah,” ujar Alwin.
Ia menjelaskan, lomba-lomba yang digelar disesuaikan dengan kelompok peserta. Untuk lomba makan kerupuk dan tarik tambang diikuti oleh anak-anak, sementara lomba panjat pinang diikuti oleh kalangan bapak-bapak.
Meski sempat diguyur hujan deras disertai angin kencang, semangat warga tidak surut. Bahkan, kondisi tersebut justru menambah keseruan, terutama pada lomba tarik tambang yang berlangsung di tengah guyuran hujan.
“Walaupun hujan deras, semangat peserta tetap tinggi. Bahkan menjadi momen unik tersendiri, terutama saat lomba tarik tambang yang berlangsung sambil menikmati hujan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alwin berharap kegiatan tahunan ini tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan mampu menjadi wadah mempererat tali silaturahmi serta memberikan hiburan bagi masyarakat.
“Walaupun hadiah yang disediakan tidak terlalu mewah, kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan rekreasi bagi seluruh warga,” tutupnya.(S.Amu)






