Gempa Tektonik M6,7 Goyang Palu, BMKG Minta Masyarakat Tetap Tenang

Tuesday, 16 June 2026 - 12:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.Istimewa

Dok.Istimewa

Akulturasipost,Palu Sulawesi Tengah–Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27.45 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan informasi BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 1,03 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur, atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu. Gempa terjadi pada kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG menjelaskan bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah Sulawesi Tengah. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan patahan bertipe normal fault atau sesar turun.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif dengan mekanisme pergerakan turun,” demikian keterangan BMKG.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah. Di Kota Palu, intensitas gempa mencapai VI hingga VII MMI, yang dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan dengan konstruksi lemah. Di Kabupaten Sigi, guncangan tercatat pada skala V hingga VI MMI.

Sementara itu, gempa juga dirasakan di wilayah Polewali Mandar, Mamasa, Mamuju, dan Pasangkayu dengan intensitas III MMI. Adapun daerah Pinrang, Parepare, Pohuwato, Boalemo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Gorontalo, serta Luwu Utara merasakan getaran pada skala II hingga III MMI.

BMKG menyebutkan telah menerima laporan mengenai dampak kerusakan akibat gempa tersebut. Namun, hingga saat ini proses pendataan masih terus dilakukan oleh pihak terkait untuk mengetahui tingkat kerusakan dan jumlah korban secara lebih rinci.

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Hingga pukul 11.20 WIB, BMKG mencatat sedikitnya sembilan kali gempa susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar mencapai M5,1. Aktivitas kegempaan susulan masih terus dipantau guna mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa serta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.

BMKG menegaskan akan terus memantau perkembangan gempa susulan dan dampaknya, serta menyampaikan informasi terbaru kepada pemerintah daerah, pemangku kepentingan, media, dan masyarakat melalui pembaruan resmi maupun konferensi pers.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka
Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara
RIBUAN JAMAAH HADIRI TABLIGH AKBAR USTAZ ABDUL SOMAD DI POHUWATO
KNPI Randangan Desak Audit Total MBG, Kualitas Menu SPPG Jadi Sorotan
Wacana PSN Pani Disorot, FORNUSA Desak Konflik Pohuwato dan Tambang Ilegal Dituntaskan
Kasdam XIII/Merdeka Pimpin Upacara HUT Ke-81 TNI di Gorontalo
KPK Geledah Rumah Adnan Mbuinga, Jejak Syarif—Saipul hingga Zulfiana & Bayang-bayang Dinasti
Dandim 1313/Pohuwato Pimpin Doa Bersama Jelang HUT ke-8

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 15:00

Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka

Monday, 26 October 2026 - 10:17

Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara

Friday, 16 October 2026 - 20:14

RIBUAN JAMAAH HADIRI TABLIGH AKBAR USTAZ ABDUL SOMAD DI POHUWATO

Wednesday, 14 October 2026 - 14:08

KNPI Randangan Desak Audit Total MBG, Kualitas Menu SPPG Jadi Sorotan

Wednesday, 14 October 2026 - 01:32

Wacana PSN Pani Disorot, FORNUSA Desak Konflik Pohuwato dan Tambang Ilegal Dituntaskan

Berita Terbaru