FK Buka Suara soal Isu PETI Tomula, Tegaskan Tak Terlibat Transaksi Alat Berat

Friday, 4 September 2026 - 07:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Oknum Anggota Polres Pohuwato saat mengklarifikasi isu terkait keterlibatannya di PETI TOMULA, di tingkatkan menggunakan Artifisial intelejen.

Ilustrasi Oknum Anggota Polres Pohuwato saat mengklarifikasi isu terkait keterlibatannya di PETI TOMULA, di tingkatkan menggunakan Artifisial intelejen.

Akulturasipost,POHUWATO — Kisruh terkait isu dugaan keterlibatan anggota Polsek Lemito dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Tomula mulai mendapat titik terang.

Salah satu pihak yang sebelumnya disebut-sebut memiliki komunikasi dengan pelaku usaha PETI Tomula akhirnya memberikan klarifikasi. FK menegaskan dirinya tidak terlibat langsung dalam proses transaksi maupun peminjaman alat berat yang disebut akan digunakan di lokasi pertambangan.

FK menjelaskan, komunikasi yang terjadi bermula ketika seorang pelaku usaha bernama Ranti menghubunginya untuk meminta bantuan mempertemukannya dengan Imam,yang diketahui merupakan pemilik atau pihak yang memiliki akses terhadap alat berat.

Menurut FK, dirinya membantu mempertemukan keduanya semata-mata karena hubungan pertemanan dan kedekatan sebagai sesama warga, bukan karena kapasitasnya sebagai anggota kepolisian.

“Sejujurnya saya ini bukan kapasitas sebagai anggota saat dihubungi saat itu. Hanya si Ranti ini tahu bahwa saya dan pemilik alat ini berdekatan kampung dan kenal dengan Imam ini, makanya dia minta tolong untuk saya pertemukan dengan dia,” jelas FK.

FK juga menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti tujuan akhir penggunaan alat berat tersebut. Saat komunikasi berlangsung, informasi yang diketahuinya adalah alat berat tersebut akan digunakan untuk mengambil atau menjemput barang di Marisa. 

“Saya taunya alat ini bukan untuk PETI, hanya dikontrak untuk ngambil barang di Marisa.Saya juga sebagai tetangga cuma nolongin menghubungkan si Ranti ke pemilik alat, si Imam ini,” ungkapnya.

Mengenai proses transaksi maupun kesepakatan antara Ranti dan Imam, FK mengaku tidak mengetahui detailnya. Ia menyebut setelah mempertemukan kedua pihak, komunikasi terkait harga, kontrak, hingga penggunaan alat berat sepenuhnya menjadi urusan mereka.

“Transaksionalnya bagaimana saya tidak tahu, karena itu sudah mereka berdua langsung yang berhubungan,” tegas FK.

FK kembali menekankan bahwa komunikasi yang dilakukannya dengan Ranti tidak dilakukan dalam kapasitas sebagai anggota kepolisian. Ia mengaku hanya menjalankan peran sebagai orang yang mengenal pemilik alat berat dan membantu mempertemukan kedua pihak.

Klarifikasi tersebut sekaligus menjadi penjelasan FK terhadap isu yang berkembang mengenai dugaan keterlibatan anggota Polsek Lemito dalam aktivitas PETI Tomula.

Meski demikian, keterangan FK merupakan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan. Untuk memastikan secara menyeluruh bagaimana proses peminjaman alat berat tersebut, termasuk tujuan penggunaannya, pihak-pihak terkait masih perlu memberikan penjelasan dan data pendukung.

Dengan adanya klarifikasi ini, publik diharapkan dapat melihat persoalan secara lebih utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta serta keterangan dari pihak-pihak terkait diperoleh.(Tim Redaksi) 

Berita Terkait

Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?
Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda
Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan
HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo
HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?
Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah
HUT ke-8 Korem 133/Nani Wartabone: Menjaga Api Perjuangan Sang Pahlawan Gorontalo
“Masih Banyak Warga Pohuwato Belum Punya SIM, Polisi Buka Jalan: Bhabinkamtibmas Siap Bantu!”

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 13:29

Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?

Friday, 11 September 2026 - 11:09

Turnamen Bupati Cup dan UMKM Jadi Satu Panggung, PDPM Maluku Tenggara Apresiasi Inovasi Pemda

Friday, 11 September 2026 - 10:18

Jumat Berkah YR TIM di Lapas Pohuwato, Kepedulian untuk warga lapas yang Sedang Menjalani Pembinaan

Friday, 11 September 2026 - 06:11

HUT TNI ke-81,Babinsa Koramil 02/Marisa serta Pemkab Pohuwato Tanam Mangrove di Desa Palopo

Friday, 11 September 2026 - 00:42

HEBOH! BANGUNAN MUNCUL DI BAWAH JEMBATAN MANUNGGAL KARYA — SIAPA YANG MEMBANGUN?

Berita Terbaru