Pembongkaran Camp di Gunung Pani Berujung Ketegangan, Nama Hadoya Disebut dalam Video

Sunday, 6 September 2026 - 06:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Video amatir warga/Dok.Istimewa

Tangkapan layar Video amatir warga/Dok.Istimewa

Akulturasipost,POHUWATO — Ketegangan kembali terjadi di kawasan pertambangan emas Gunung Pani, Kabupaten Pohuwato, pada Sabtu, 5 September 2026. Perselisihan tersebut melibatkan sejumlah penambang lokal dengan pihak perusahaan Pani Gold Mine (PGM) dalam kegiatan pembongkaran camp di lokasi pertambangan.

Rekaman amatir pembongkaran camp digunung pani berujung ketegangan nama hadoya disebut dalam video

Situasi itu terekam dalam sejumlah video amatir yang beredar. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria yang disebut sebagai Hendrik Abubakar alias Hadoya, berada di tengah situasi yang diwarnai ketegangan antara pihak perusahaan dan penambang lokal.

Video tersebut memperlihatkan adanya aktivitas pembongkaran sejumlah camp milik penambang. Dalam narasi yang terdengar pada rekaman, seorang warga mempertanyakan dasar aturan pembongkaran yang dilakukan di lokasi tersebut.

“Ini aturan dari mana, Pak? Aturan apa yang menyatakan pembongkaran menggunakan preman-preman?” ujar suara dalam video.

Dalam rekaman lainnya, muncul tudingan mengenai adanya penggunaan kelompok tertentu yang disebut sebagai “preman” serta dugaan membawa senjata tajam saat kegiatan berlangsung.

“Ini pihak perusahaan ee, pake preman, pake sajam. Kalau masyarakat kasihan selalu saja diintimidasi,” demikian suara dalam video tersebut.

Pernyataan itu kemudian dilanjutkan dengan mempertanyakan keberadaan sejumlah orang yang disebut berjalan bersama pihak perusahaan.

Namun, tudingan mengenai penggunaan preman, senjata tajam maupun intimidasi tersebut masih merupakan klaim yang terdengar dalam video dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara independen. Belum diketahui secara pasti identitas seluruh orang yang berada di lokasi maupun kapasitas mereka dalam kegiatan pembongkaran tersebut.

Ketegangan ini kembali menyoroti persoalan hubungan antara aktivitas perusahaan dan keberadaan penambang lokal di kawasan Gunung Pani. Terlebih, pembongkaran camp berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai dasar hukum, prosedur, kewenangan, serta mekanisme penertiban yang digunakan di lapangan.

Jika kegiatan tersebut merupakan bagian dari penertiban kawasan, publik tentu berhak mengetahui siapa yang memberikan perintah, dasar aturan yang digunakan, serta pihak mana yang memiliki kewenangan melakukan pembongkaran.

Sebaliknya, apabila terdapat pihak-pihak di luar struktur resmi yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut, aspek legalitas dan prosedurnya juga patut mendapatkan penjelasan.

Berita Terkait

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi
Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini
Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri
‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”
Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka
Wali Kota Tual Nyanyikan Lagu Rohani di Sidang MPL 2026: Ain Ni Ain, Bukti Nyata Toleransi Kita
Operasi Patuh Otanaha 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pohuwato Tindak 4 Pengendara
Prabowo Akui Banyak Kekurangan MBG, 13 Orang Jadi Tersangka dan 353 Dipecat

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 03:21

SUMPAH PEMUDA dalam seremoni,jeritan rakyat diluar pagar Konsesi

Wednesday, 28 October 2026 - 03:02

Kebaya Kartini dan Ragam Profesi Warnai Sumpah Pemuda di SDN 05 Marisa, Kepala Sekolah Tanamkan Karakter Sejak Dini

Wednesday, 28 October 2026 - 02:40

Dandim 1313/Pohuwato Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang Dirangkaikan dengan Apel Korpri

Wednesday, 28 October 2026 - 01:21

‎Sumpah pemuda di ceremony,Sampah di Beranda,LSM LABRAK :”miris! Tumpukan sampah bahkan berserakan di beranda kantor Bupati!”

Tuesday, 27 October 2026 - 15:00

Mayjen Anggit Exton Yustiawan Mulai Kepemimpinan di Kodam XIII/Merdeka

Berita Terbaru