Gorontalo Bergerak! Seruan Konsolidasi Anti Kezaliman Viral di Media Sosial

Saturday, 25 October 2025 - 15:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo – Jagat media sosial di Gorontalo tengah diramaikan dengan beredarnya sebuah flyer bertajuk “Solidaritas Masyarakat Gorontalo Anti Kezaliman” yang berisi ajakan untuk menghadiri Konsolidasi dan Teklap Aksi pada 26 Oktober 2025 mendatang.

Dalam flyer yang kini menyebar luas di berbagai platform digital tersebut, tercantum seruan kepada masyarakat, mahasiswa, pemuda, dosen, hingga para konten kreator untuk bersatu melawan apa yang disebut sebagai “kezaliman” di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan konsolidasi dijadwalkan berlangsung pukul 19.30 WITA, dengan ajakan bertuliskan “Kalian semua diundang” disertai sejumlah tagar seperti #CopotKDM, #UsirKDM, dan #TangkapKDM.

Desain flyer menampilkan ilustrasi seorang orator yang berteriak melalui pengeras suara menghadap figur mengenakan toga rektorat, dengan latar gedung institusi pendidikan dan dominasi warna merah-hitam—yang secara simbolik menggambarkan semangat perlawanan, keberanian, dan penolakan terhadap bentuk penindasan.

Beberapa komentar warganet menilai flyer tersebut sebagai bentuk ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap situasi yang tengah terjadi di lingkungan akademik. Unggahan itu memicu beragam tanggapan; sejumlah akun di Facebook, Instagram, dan siaran WhatsApp turut membagikan ulang poster tersebut, bahkan menandai beberapa tokoh pendidikan dan aktivis Gorontalo dalam unggahan mereka.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Koordinator aksi membenarkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respon atas keresahan publik terhadap kondisi kebebasan berpikir di dunia kampus. Ia menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk protes terhadap upaya pembungkaman dan penumpulan nalar kritis di lingkungan akademik.

“Kami menolak segala bentuk pembungkaman dan upaya menumpulkan daya pikir kritis, khususnya di dunia pendidikan. Gerakan ini adalah suara dari masyarakat dan individu yang masih merdeka berpikir,” tegas Koordinator Aksi saat diwawancarai.

Ia juga menambahkan bahwa setiap masyarakat dan individu yang ingin bergabung dalam konsolidasi tersebut dapat menghubungi koordinator atau pihak yang membagikan flyer.

“Lokasi konsolidasi dan teklap akan diinformasikan langsung oleh jaringan yang membagikan poster ini. Kami ingin memastikan semua elemen bisa terlibat tanpa ada rasa takut,” ujarnya.

Aksi ini disebut akan menjadi awal gelombang perlawanan terhadap bentuk ketidakadilan dan praktik otoriter yang dinilai mencederai nilai-nilai kebebasan akademik di Gorontalo.

Berita Terkait

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas
Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga
Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan
Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan
TMMD Ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026
Dua Saksi Dipanggil Polisi, Penyelidikan Dugaan Pengancaman Terhadap Wartawan Berlanjut
YR TIM Pohuwato Konsisten Gelar Jumat Berkah, Tebar Kepedulian Sosial dan Perkuat Semangat Berbagi
TMMD Ke-129 Resmi Bergerak, Kodim 1313/Pohuwato Kebut Pembangunan Jalan, RTLH hingga Sarana Air Bersih di Makarti Jaya

Berita Terkait

Monday, 27 July 2026 - 03:14

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas

Sunday, 26 July 2026 - 08:59

Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga

Friday, 24 July 2026 - 11:26

Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan

Wednesday, 22 July 2026 - 14:04

Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan

Monday, 20 July 2026 - 08:52

TMMD Ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026

Berita Terbaru