Manajemen RSUD Toto Kabila Tindaklanjuti Video Viral, Lakukan Evaluasi Internal

Saturday, 7 February 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto : Instagram @rsud.totokabila

Sumber Foto : Instagram @rsud.totokabila

Akukturasipost. Bone Bolango – Manajemen RSUD Toto Kabila menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan keluarga atas ketidaknyamanan yang dirasakan terkait pelayanan di Ruang Rawat Inap Interna pada subuh hari, sebagaimana yang beredar dalam sebuah video viral di media sosial Facebook.

Menindaklanjuti beredarnya video tersebut, manajemen RSUD Toto Kabila telah melakukan klarifikasi kepada petugas jaga yang bertugas saat kejadian serta melaksanakan evaluasi internal secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV, guna memastikan fakta kejadian secara objektif.

Direktur RSUD Toto Kabila dr. Thaib Saleh saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp menjelaskan bahwa pelayanan medis kepada pasien tetap diberikan sesuai kebutuhan dan standar medis yang berlaku. Namun demikian, pihak manajemen mengakui masih terdapat kekurangan, khususnya pada aspek kehadiran petugas standby dan komunikasi pelayanan pada jam malam hingga subuh.
“Kami telah melakukan klarifikasi langsung kepada petugas jaga dan pengecekan CCTV. Pelayanan tetap berjalan, namun kami tidak menutup mata bahwa masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki, terutama penguatan petugas jaga dan komunikasi pelayanan,” jelas Direktur RSUD Toto Kabila.

Sebagai tindak lanjut, manajemen telah menginstruksikan penguatan sistem petugas standby di Ruang Rawat Inap Interna serta perbaikan pola komunikasi pelayanan kepada pasien dan keluarga, khususnya pada jam-jam rawan.
Pada hari ini, sekitar pukul 10.00 WITA, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi yang melibatkan Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Asisten II, Asisten III, Dewan Pengawas RSUD Toto Kabila, Direktur RSUD Toto Kabila, seluruh jajaran manajemen, kepala ruangan, kepala unit, serta tim jaga Interna. Rapat tersebut membahas evaluasi kejadian serta langkah-langkah konkret dalam rangka peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

Pada kesempatan yang sama, pihak keluarga pasien yang merekam kejadian tersebut juga telah datang ke RSUD Toto Kabila dan bertemu langsung dengan manajemen untuk melakukan klarifikasi. Pertemuan berlangsung secara terbuka dan kondusif, serta menghasilkan pemahaman bersama terkait kejadian yang terjadi.

Manajemen RSUD Toto Kabila menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. RSUD Toto Kabila juga membuka kanal pengaduan resmi sebagai bentuk transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan rumah sakit.

Berita Terkait

Perbedaan Keterangan Saksi Munculkan Pertanyaan Baru dalam Kasus Hilangnya Eca
DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati
PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato
Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas
Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga
Baznas dan Pemkab Pohuwato percepat penanganan bencana dan bantuan kemanusiaan
Hasil RDPU Belum Tuntas, Perusahaan malah makin menggila ; Talang Penambang Lokal diangkut ke Polres hingga HILANGNYA Data Izin di OSS Kian Jadi Sorotan
TMMD Ke-129 Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat Lewat Nobar Final Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 20:09

Perbedaan Keterangan Saksi Munculkan Pertanyaan Baru dalam Kasus Hilangnya Eca

Thursday, 30 July 2026 - 05:10

DPC AKPERSI Kota Gorontalo Akhiri Status Kepengurusan Zainudin Hadjarati

Wednesday, 29 July 2026 - 18:43

PETI Desa Teratai Digerebek, Pemilik Excavator dan Operator Diamankan Polres Pohuwato

Monday, 27 July 2026 - 03:14

Dugaan TPPU belum terang, namun aktivitas PETI Hj. S masih terus beroprasi, penambang tradisional kabilasa mengaku dilarang beraktivitas

Sunday, 26 July 2026 - 08:59

Diduga Beroperasi, Delapan Ekskavator Milik Haji S Digunakan dalam Aktivitas PETI di Botudulanga

Berita Terbaru