Dari Lebanon ke Tanah Air: 3 Prajurit TNI Gugur Disambut Haru di Soekarno-Hatta

Saturday, 4 April 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

F. Istimewa

F. Istimewa

Akulturasipost , –Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia yang gugur saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon akhirnya dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).

Setibanya di Terminal 3 sekitar pukul 17.57 WIB, pemakaman ketiga disambut secara resmi dalam prosesi militer yang dihadiri langsung oleh Prabowo Subianto.

Suasana haru canggung penyambutan, ketika keluarga korban tak berkuasa menahan tangis saat memeluk peti jenazah para prajurit.

Sekitar pukul 19.08 WIB, jenazah dibawa ke VIP Lounge untuk prosesi penyemayaman yang diikuti oleh sejumlah prajurit TNI.

Usai prosesi tersebut, jenazah ketiga kemudian diberangkatkan ke daerah asal masing-masing dengan pengawalan keluarga.

Walikota Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di TMP Cikutra. Sementara itu, Serka Anumerta M. Nur Ichwan akan dimakamkan di TMP Giri Dharmolyo II, dan satu prajurit lainnya dimakamkan di TMP Giripeni.

Sebelumnya, prajurit ketiga tersebut gugur dalam dua kejadian berbeda di wilayah Lebanon Selatan. Pada Minggu (29/3), Praka Farizal Rhomadhon meninggal dunia akibat ledakan proyektil di sekitar posisi pasukan di dekat Desa Adchit al-Qusayr.

Sehari berselang, dua prajurit lainnya melaporkan tewas setelah ledakan tabrakan konvoi logistik UNIFIL di kawasan Bani Hayyan, sebagaimana dikonfirmasi pihak PBB.

Selain korban meninggal, kejadian tersebut juga menyebabkan dua prajurit lainnya mengalami luka-luka.

Gugurnya prajurit ketiga ini menambah daftar panjang pengorbanan personel TNI dalam menjaga perdamaian dunia.

Berita Terkait

Kodim 1313 Pohuwato bersama Bupati Saipul Mbuinga Gelar Istighosah untuk keselamatan dan Ketentraman Daerah
Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?
Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah
Gugatan Pengurus KUD Idris kadji cs ditolak ! Kuasa hukum “Zuryati Dkk sudah bisa undang anggota buat RAK atau RALub”
Rakyat Penambang Digusur, Pejabat Berjoget: Pemimpin Kehilangan Empati?
Tiga Rumah Baru Diserahkan untuk Warga Ohoi Ohoirenan, Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Respons Bupati Maluku Tenggara
Pembongkaran Camp di Gunung Pani Berujung Ketegangan, Nama Hadoya Disebut dalam Video
Camp Dibongkar, Polemik Belum Usai: Bara Konflik Kembali Menyala di Gunung Pani

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 04:05

Kodim 1313 Pohuwato bersama Bupati Saipul Mbuinga Gelar Istighosah untuk keselamatan dan Ketentraman Daerah

Sunday, 13 September 2026 - 13:29

Ketika Pendukung berbalik Bertanya: Ke Mana Pemerintah Saat Rakyat Kehilangan Nafkah?

Thursday, 10 September 2026 - 23:10

Putusan PN Limboto dan Dua Putusan MA Jadi Pijakan, Salahudin Pakaya, SH.MH Klaim Kubu Zuriaty Sah

Wednesday, 9 September 2026 - 00:05

Gugatan Pengurus KUD Idris kadji cs ditolak ! Kuasa hukum “Zuryati Dkk sudah bisa undang anggota buat RAK atau RALub”

Tuesday, 8 September 2026 - 13:53

Rakyat Penambang Digusur, Pejabat Berjoget: Pemimpin Kehilangan Empati?

Berita Terbaru