Akulturasipost,–Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengungkapkan besarnya tantangan yang harus dihadapi pemerintah dalam menarik arus modal ke Indonesia. Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, yakni 2025 hingga 2029, pemerintah menargetkan total investasi yang masuk mencapai Rp 13.000 triliun.
Angka ini ditetapkan oleh Bappenas sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.
Target tersebut bukan sekadar ambisi biasa. Jika dibandingkan dengan capaian satu dekade terakhir, lonjakannya terbilang signifikan.
Sepanjang 2014 hingga 2024, realisasi investasi yang berhasil dihimpun Indonesia tercatat sekitar Rp 9.100 triliun—jauh di bawah target lima tahun ke depan.
Meski demikian, Rosan menilai tantangan ini masih berada dalam koridor yang realistis. Ia menegaskan bahwa tingginya dinamika global, mulai dari konflik geopolitik hingga tekanan ekonomi dunia, tidak serta-merta meredam minat investor.
Justru sebaliknya, Indonesia dinilai tetap menjadi tujuan investasi yang menarik di mata dunia.
Dilansir dari detiknews.com, Pernyataan tersebut ia sampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/4/2026), sembari menekankan bahwa optimisme pemerintah didasarkan pada kuatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan.(Tim Redaksi)






