Langgur, Kab. Maluku Tenggara – Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Maluku, Eky Aristanto P. Punu, melaksanakan kunjungan kerja perdana ke Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Kegiatan ini menjadi langkah awal penting dalam membangun komunikasi langsung antara pihak provinsi dan pemerintah daerah.
Agenda utama pertemuan yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Malra tersebut adalah Ramah Tama atau tatap muka. Acara berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, dan disiapkan sebagai wadah silaturahmi sekaligus pembahasan strategis bagi kemajuan dunia pendidikan di wilayah ini.
Secara resmi, kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Malra, Relly Rahangmetan, S.Pd.SD. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan kehadiran langsung pimpinan BGTK Provinsi di tengah para pengelola pendidikan daerah.
Turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut adalah para Kepala Bidang lingkup Dinas Pendidikan Malra. Selain itu, hadir pula seluruh kepala sekolah yang mewakili jenjang Pendidikan Anak Usia Dini/Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, hingga Sekolah Menengah Pertama dari berbagai kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Malra.
Saat ditemui Media ini, Kepala BGTK Provinsi Maluku menjelaskan tujuan utama kunjungannya ke daerah ini. Ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama yang ingin dicapai adalah peningkatan mutu dan kompetensi Guru Bimbingan dan Konseling agar dapat memberikan layanan terbaik bagi peserta didik.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa pertemuan ini juga bertujuan untuk menyelaraskan pelaksanaan berbagai program strategis yang digagas oleh Kementerian Pendidikan. Penyelarasan ini dianggap penting agar setiap kebijakan dapat diterapkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidik.
“Kami membahas berbagai hal, mulai dari persiapan bakal calon kepala sekolah, verifikasi pelaksanaan Program Profesi Guru, peningkatan kualifikasi akademik pendidik, hingga keberhasilan pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun. Semua ini ditujukan agar potensi tenaga pendidik di Malra dapat terus berkembang secara maksimal,” ujarnya saat diwawancara media ini.
Di akhir pertemuan, ia menyampaikan harapan besar agar kunjungan ini menjadi titik balik yang mempererat hubungan kerja.
“Sesuai amanah yang disampaikan, kami berharap kerja sama antara BGTK Provinsi Maluku dan Dinas Pendidikan Malra semakin erat, sehingga dunia pendidikan di daerah ini dapat terus berkembang dan semakin maju ke depannya,” tutupnya.(Tim Redaksi)






